Info Haji

Arab Saudi Berlakukan Tes Kesehatan Acak, Jemaah Haji Tabalong Diingatkan Jaga Kesehatan

✍️Admin
📅25 Jan 2026 16:52
📰Sumber: admin
Arab Saudi Berlakukan Tes Kesehatan Acak, Jemaah Haji Tabalong Diingatkan Jaga Kesehatan

Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tabalong mengimbau seluruh jemaah haji asal Tabalong agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi kesehatan. Imbauan ini disampaikan menyusul kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi yang memberlakukan pemeriksaan kesehatan secara acak di bandara setibanya jemaah di Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tabalong, Nabhan Fansuri, saat diwawancarai di Kantor Kemenag Tabalong, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Nabhan menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan jemaah haji dilakukan secara berjenjang. Tahapan tersebut dimulai dari pemeriksaan kesehatan awal sebagai syarat pelunasan biaya haji, dilanjutkan dengan pemeriksaan ulang di embarkasi Banjarmasin, hingga pemeriksaan kesehatan secara acak oleh otoritas Arab Saudi setelah jemaah tiba di Tanah Suci.

Pemeriksaan kesehatan di embarkasi tidak hanya menilai kelayakan jemaah untuk menunaikan ibadah haji, tetapi juga kelayakan jemaah untuk diterbangkan. Jemaah yang dinilai tidak memenuhi persyaratan kesehatan berpotensi mengalami penundaan keberangkatan, baik ke kloter berikutnya maupun hingga tahun berikutnya.

Sementara itu, di Tanah Suci, Pemerintah Arab Saudi akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara acak kepada jemaah haji sebagai bagian dari pengetatan aturan kesehatan jemaah tahun 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan jemaah benar-benar mampu secara kesehatan serta mengurangi risiko penularan penyakit dan kejadian yang tidak diinginkan.

Nabhan Fansuri menegaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi sangat serius dalam memperhatikan aspek kesehatan jemaah haji. Oleh karena itu, seluruh ketentuan kesehatan yang diterapkan merupakan aturan yang wajib diikuti, guna memastikan hanya jemaah yang sehat dan mampu secara fisik yang dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman.

Menutup keterangannya, Nabhan mengimbau jemaah haji untuk senantiasa menjaga kebugaran tubuh, mengikuti anjuran medis, serta melakukan perawatan terhadap penyakit yang telah diketahui sejak dini. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pelaksanaan ibadah haji.

Bagikan artikel ini: