Oleh Kominfo   Rabu, 06 April 2022
Musrenbang RKPD 2023 Tingkat Kabupaten
115 Kali dilihat
Pemerintahan

TV Tabalong - Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar Musrenbang RKPD tahun 2023 tingkat Kabupaten, pada Kamis 31 Maret 2022, di pendopo bersinar pembataan. Dalam Musrenbang Kabupaten ini, sebanyak 901 usulan pembangunan diteruskan ke rencana kerja SKPD untuk dilakukan pembahasan, sehingga diperoleh usulan super prioritas.

Wakil Bupati Tabalong, mawardi menyampaikan, prioritas daerah yang harus diperhatikan dalam menentukan usulan super prioritas, berdasarkan arah dan kebijakan pembangunan kabupaten tabalong tahun 2023. Seperti meningkatkan kualitas dan daya saing sdm, memperkuat ketahanan ekonomi melalui diversifikasi ekonomi, meningkatkan kualitas infrastruktur untuk mendorong perekonomian dan pelayanan dasar, menjaga kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana, serta menjadikan tata kelola pemerintahan yang baik.

 “Melalui forum musrenbang ini pula diharapkan semua stakeholder dan SKPD yang hadir disini agar berkomitmen untuk menghasilkan kegiatan pembangunan yang berkualitas, yang mampu mempercepat kesejahteraan rakyat. Program dan kegiatan yang disusun itu bukan berupa keinginan, tapi benar-benar kebutuhan real bagi pembangunan Kabupaten Tabalong khususnya, serta harus memberi manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat Kabupaten Tabalong yang sama-sama kita cintai.” Kata Mawardi, Wakil Bupati Tabalong.

Kepala badan perencanaan pembangunan daerah Tabalong, Muhammad Noor Rifani menjelaskan, dari 901 usulan yang masuk dalam Musrenbang Kabupaten, selanjutnya dibahas dan disesuaikan dengan rencana strategis dan program prioritas di masing-masing SKPD, serta pokok pikiran dprd yang berjumlah 479 usulan.

 “Dari usulan-usulan 900 itu nanti benar-benar kita dapatkan program atau kegiatan yang super prioritas, karena memang kita akui dalam keadaan kondisi pandemi ini pendanaan ataupun pendapatan daerah ini berkurang, dan itu tentu kita harus mempunyai strategi-strategi tertentu. Bagaimana nanti indikator-indikator yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah yang dilaksanakan oleh SKPD ini bisa kita laksanakan walaupun dalam keadaan terbatas.” Kata M. Noor Rifani, Kepala Bappeda Tabalong.

Pelaksanaan musrenbang kali ini digelar dengan konsep hybrid, atau kombinasi antar tatap muka dengan berbasis online. Pola seperti ini sama dengan pelaksanaan tahun lalu, karena masih berada dalam kondisi pandemi covid-19. (Alfi Syahrin)