Perpustakaan Daerah Miliki “Bioskop Mini”, Berbagai Film Akan Diputar

Untuk menarik minat pengunjung perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong telah menyediakan studio mini. Kehadiran studio mini ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong pada tahun 2026 menyediakan fasilitas studio mini. Studio mini berkapasitas 40 orang ini ditujukan untuk menghadirkan berbagai kegiatan dengan kebutuhan audio visual, seperti menonton film edukasi dan film sejarah lokal Kalimantan Selatan.
Untuk mendukung kehadiran studio mini tersebut, Dispersip Tabalong telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta sineas Banua dalam hal pemutaran film-film sejarah lokal.
Adapun film yang akan ditayangkan cukup beragam, di antaranya film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, film Lambung Mangkurat, hingga film Putri Junjung Buih.
Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati, berharap melalui studio mini ini minat masyarakat untuk berkunjung ke Perpustakaan Daerah akan semakin meningkat.
“Dengan adanya studio mini ini diharapkan jumlah kunjungan ke perpustakaan meningkat dan tentunya berimbas pada meningkatnya kegemaran membaca,” ujar Norhayati, Kepala Dispersip Tabalong.
Norhayati menambahkan, dengan adanya peningkatan fasilitas di Perpustakaan Daerah, pihaknya optimistis target 43.500 pengunjung pada tahun 2026 dapat terwujud.


