Langsung ke konten utama
Info Tabalong

Penilaian Lomba Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Provinsi Kalsel, Desa Masukau Wakili Tabalong

Admin
11 May 2026 16:42
Sumber: admin
Penilaian Lomba Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Provinsi Kalsel, Desa Masukau Wakili Tabalong

Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, terpilih mewakili Kabupaten Tabalong dalam Lomba Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penilaian dan verifikasi lapangan dilakukan pada 5 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

Kedatangan tim penilai dari Provinsi Kalimantan Selatan disambut langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. Turut mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong Desi Suryanti, Ketua GOW Tabalong Nur Dewi Juliantini, serta perangkat Desa Masukau.

Penilaian dilakukan oleh tim dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3APPKB Provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga, Rosda.

Wakil Bupati Tabalong menilai kegiatan ini sangat penting karena peningkatan kualitas keluarga menjadi dasar utama dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Selain melihat capaian program, kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan program yang sudah berjalan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, peningkatan kualitas keluarga merupakan pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kita tidak hanya melihat capaian yang telah diraih, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program peningkatan kualitas keluarga yang selama ini telah berjalan,” ujar Habib M. Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong, Syam’ani, menjelaskan sebelumnya masih terdapat beberapa indikator penilaian yang berada di bawah standar. Namun, berkat kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak, berbagai kekurangan tersebut berhasil diperbaiki.

“Setelah dilakukan analisa dari 29 indikator yang termasuk dalam 5 dimensi tadi, di tahap awal memang kita masih ada 8 indikator yang berada di bawah standar. Jadi oleh provinsi saat rapat koordinasi ditandai habang, jadi itu yang harus kita benahi. Nah alhamdulillah, setelah kita keroyok bersama-sama, kita sinergi dan kolaborasi, yang habang 8 itu sudah bisa putih jua kayak yang ada ini,” tutur Syam’ani, Kepala DinsosP3AP2KB.

Syam’ani berharap upaya peningkatan kualitas keluarga ini terus berlanjut, sehingga dapat memberikan kesejahteraan masyarakat Tabalong.

Bagikan artikel ini: