Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Pertanian dan Perkebunan

Cegah Alih Fungsi Lahan ke Tambang, DPRD Dorong Cetak Sawah di Haruai dan Upau

P
Portal-Tabalong
08 Feb 2026 17:212 menit baca
Cegah Alih Fungsi Lahan ke Tambang, DPRD Dorong Cetak Sawah di Haruai dan Upau

Tabalong, Mursalin. Ia menyebutkan terdapat sekitar 30 hingga 40 hektare lahan di Kecamatan Haruai dan Upau yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi lahan sawah.

Mursalin menjelaskan, apabila lahan-lahan tersebut tidak dimanfaatkan secara produktif, maka berpotensi dialihfungsikan ke sektor pertambangan karena dinilai lebih menguntungkan secara ekonomi. Terlebih, saat ini sebagian pemilik lahan belum mampu mengelola lahan tersebut akibat berbagai keterbatasan.

“Di wilayah utara, khususnya Kecamatan Haruai dan Upau, ada beberapa lokasi yang berpotensi untuk dijadikan cetak sawah. Jika tidak dimanfaatkan, masyarakat cenderung mengalihkan lahan ke pertambangan karena nilainya dianggap lebih menguntungkan. Padahal potensi lahannya ada sekitar 30 sampai 40 hektare, meski tersebar dalam beberapa hamparan,” ujar Mursalin, Anggota Komisi II DPRD Tabalong.

Sementara itu, DKP3 Tabalong pada APBD Tahun 2026 tidak menganggarkan program cetak sawah. Kepala DKP3 Tabalong, Fahrul Raji, menyampaikan bahwa meskipun tidak dianggarkan melalui APBD, pihaknya telah mengusulkan bantuan program cetak sawah ke pemerintah pusat dengan luasan mencapai 900 hektare.

“Untuk tahun 2026 ini memang tidak ada anggaran cetak sawah di APBD. Namun demikian, kami tetap mengusulkan ke kementerian sekitar 900 hektare. Usulan dari Komisi II ini juga sejalan dengan upaya memanfaatkan lahan tidur sekaligus menjaga kontinuitas ketahanan pangan,” jelas Fahrul Raji, Kepala DKP3 Tabalong.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Winarto, menegaskan bahwa program cetak sawah perlu ditindaklanjuti apabila pada perubahan APBD nantinya anggaran memungkinkan untuk diakomodir. DPRD juga berencana mengupayakan dukungan dari Kementerian Pertanian, termasuk untuk program ekstensifikasi lahan.

Selain itu, Winarto menyoroti pentingnya ketersediaan sarana pertanian dalam menghadapi musim kemarau. Saat ini, sistem pompanisasi sawah di Tabalong baru tersedia di enam titik, sementara kebutuhan di lapangan masih cukup besar.

“Jika memungkinkan pada perubahan APBD nanti dan anggaran mencukupi, maka program cetak sawah ini perlu ditindaklanjuti. Kami juga akan mengupayakan dukungan dari kementerian, termasuk program ekstensifikasi lahan dan penanganan musim kemarau, mengingat saat ini baru tersedia enam titik pompanisasi sawah di Tabalong,” ujar Winarto, Ketua Komisi II DPRD Tabalong.

Winarto berharap DKP3 Tabalong segera menyiapkan dan mengurus proposal ke kementerian terkait. DPRD Tabalong pun menyatakan siap mendukung penuh proses pengajuan program tersebut ke Kementerian Pertanian.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Mulai 3 Agustus 2026, Pemkab Tabalong Terapkan Aturan Baru Penjualan Pertalite di SPBU
    Ekonomi dan Bisnis·5 hari yang lalu

    Mulai 3 Agustus 2026, Pemkab Tabalong Terapkan Aturan Baru Penjualan Pertalite di SPBU

  2. 02
    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju
    Info Pemilu·1 bulan yang lalu

    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju

  3. 03
    Bupati Sampaikan KUA PPAS Perubahan 2026, Prioritas Anggaran Daerah Mulai Dibahas
    Pemerintahan·5 hari yang lalu

    Bupati Sampaikan KUA PPAS Perubahan 2026, Prioritas Anggaran Daerah Mulai Dibahas

  4. 04
    Realisasi Anggaran Tembus 50 Persen, Komisi I DPRD Bahas Pergeseran Anggaran Dua SKPD
    Pemerintahan·4 hari yang lalu

    Realisasi Anggaran Tembus 50 Persen, Komisi I DPRD Bahas Pergeseran Anggaran Dua SKPD

  5. 05
    Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Tabalong Sebar Ratusan Bendera Merah Putih Ke-12 Kecamatan Se-Tabalong
    Info Tabalong·1 minggu yang lalu

    Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Tabalong Sebar Ratusan Bendera Merah Putih Ke-12 Kecamatan Se-Tabalong