Bupati Tabalong Tegaskan Dukungan untuk Pembangunan SDA Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen penuh mendukung program pembangunan infrastruktur sumber daya air yang akan dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Banjarmasin pada tahun 2026 di Kabupaten Tabalong. Dukungan ini menjadi bentuk komitmen dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, usai Pemerintah Kabupaten Tabalong menerima hibah aset jalan nasional dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Kalimantan Selatan pada Selasa, 28 April 2026, di kediaman Bupati Tabalong.
Salah satu kegiatan pembangunan infrastruktur sumber daya air oleh BWS Kalimantan III di Tabalong adalah kelanjutan Bendung Jaro. Bupati yang akrab disapa Haji Fani menegaskan bahwa pembangunan embung di Kecamatan Jaro merupakan harapan besar masyarakat yang telah lama dinantikan, sekaligus sejalan dengan program nasional dalam mendukung ketahanan pangan.
Menurutnya, keberadaan Embung Jaro sangat penting, khususnya bagi masyarakat di wilayah Jaro. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong siap membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan, baik melalui sosialisasi maupun penyampaian informasi kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa.
Selain itu, pembangunan siring di belakang Pasar Tanjung juga dinilai strategis karena kawasan tersebut merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan adanya penataan, diharapkan aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.
“Karena ini merupakan program yang ditunggu oleh masyarakat. Begitu juga dengan penanganan siring di belakang Pasar Tanjung yang merupakan pusat aktivitas ekonomi. Dengan adanya perbaikan siring ini, saya harapkan aktivitas ekonomi, khususnya di Pasar Tanjung, dapat berjalan lebih lancar,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Di sektor pertanian, Haji Fani juga menyoroti pentingnya normalisasi dan pengembangan jaringan irigasi, mengingat sebagian besar masyarakat Tabalong berprofesi sebagai petani. Sejumlah wilayah seperti Jaro, Upau, hingga wilayah selatan Tabalong menjadi fokus perhatian dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian.
Pemerintah Kabupaten Tabalong juga berencana mengusulkan tambahan titik pembangunan irigasi, mengingat saat ini baru satu lokasi yang masuk dalam perencanaan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas manfaat program bagi masyarakat.


