Bupati Tabalong Serahkan Motor Operasional PPL dan Rotavator, Apresiasi Surplus Padi 50 Persen

Pemerintah Kabupaten Tabalong menyerahkan 16 unit kendaraan roda dua dan 2 unit alsintan rotavator kepada penyuluh pertanian dan kelompok tani. Bantuan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian surplus padi 50 persen tahun 2025, sekaligus untuk mendukung percepatan swasembada dan ketahanan pangan daerah.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyerahkan 16 unit motor dinas dan 2 unit rotavator kepada penyuluh pertanian serta kelompok tani. Penyerahan dilaksanakan pada 26 Februari 2026 di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Tabalong.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas keberhasilan Tabalong mencapai surplus padi hingga 50 persen pada tahun 2025, sekaligus untuk mendorong percepatan program swasembada dan penguatan ketahanan pangan di daerah.
"Ya, ini kan sebenarnya bentuk apresiasi juga, karena tahun ini Dinas DKP3 Tabalong mencetak rekor 50 persen surplus hasil produksi pertanian kita, khususnya beras. Jadi ini reward bagi mereka dan kami berharap nanti ini terus bisa ditingkatkan dan kalau perlu nanti kita surplusnya lebih besar lagi, karena untuk menghadapi tahun 2028 nanti sebagai pintu gerbang IKN kita akan menghadapi hal-hal terkait dengan ketahanan pangan. Oleh karena itu, kesempatan emas ini selain untuk konsumsi kita, selain juga untuk MBG dan juga untuk penyangga IKN saya kira itu," ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Sebanyak 16 unit kendaraan roda dua yang diserahkan terdiri dari 8 unit Honda ADV 160 dan 8 unit Honda CRF 150. Kendaraan ini akan digunakan oleh penyuluh pertanian yang berstatus PNS dari Kementerian Pertanian yang bertugas di Kabupaten Tabalong.
Sedangkan 2 unit traktor roda crawler atau rotavator diserahkan kepada kelompok tani. Bantuan ini merupakan bagian dari program cetak sawah rakyat untuk meningkatkan produksi dan mempercepat olah lahan.
Kepala DKP3 Tabalong Fahrul Raji menyampaikan saat ini terdapat sekitar 70 penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian yang bertugas di Tabalong. Mereka terdiri dari ASN, P3K, dan tenaga harian lepas. Meskipun berasal dari kementerian, pihaknya menegaskan akan terus bersinergi dalam mendukung swasembada pangan.
"Walaupun kawan-kawan penyuluh ini dari Kementan, tapi kita tetap bersinergi untuk tugas-tugas yang berkaitan dengan swasembada pangan. Melalui itu juga kita melakukan pelaporan terkait luas tanam pangan, kemudian juga untuk percepatan tanam, dan juga untuk pengendalian hama supaya terkendali. Tugas-tugas itu tetap dilaksanakan walaupun statusnya beda, dan ini lebih membanggakan lagi kita dapat kendaraan. Juga ingin kami sampaikan, kawan-kawan penyuluh ini jumlahnya 70-an, jadi pada hari ini ada 16 yang diserahkan dari pengadaan BPKAD Tabalong dan lalu yang belum juga ada 12," ujar Fahrul Raji, Kepala DKP3 Tabalong.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, mobilitas dan kinerja penyuluh pertanian diharapkan semakin optimal dalam mendampingi petani, sehingga target swasembada dan ketahanan pangan Tabalong dapat terus terjaga dan meningkat di masa akan datang.


