Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Ketahanan Pangan

Dukungan Penuh Pemprov & Pemkab, Tabalong Kembangkan Bawang Merah Berbasis Inovasi

P
Portal-Tabalong
16 Sep 2025 17:321 menit baca
Dukungan Penuh Pemprov & Pemkab, Tabalong Kembangkan Bawang Merah Berbasis Inovasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Tabalong memberikan dukungan serius bagi pengembangan bawang merah di Tabalong. Tabalong pun disiapkan untuk menjadi salah satu sentra produksi bawang merah di Kalimantan Selatan.

Kabupaten Tabalong tahun ini mendapatkan alokasi lahan pengembangan bawang merah seluas 10 hektar dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya di Desa Kinarum, Kecamatan Upau. Dari hasil panen perdana, produktivitas bawang merah mencapai 5,8 ton per hektar.

Perwakilan KJF DKPPTPH Tabalong, Heri Lestiyawan, mengapresiasi upaya para petani yang telah bersedia menanam dan mengembangkan komoditas baru ini, meski dihadapkan pada sejumlah kendala teknis dan faktor cuaca. Di sisi lain, Pemprov menyiapkan program lanjutan, seperti pendampingan teknik budidaya, pengendalian hama, hingga pencegahan penyakit tanaman menggunakan pendekatan hayati atau non-kimia. Dengan demikian, bawang merah yang dihasilkan tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga bebas dari residu berbahaya.

"Walaupun ada beberapa kendala, nanti ini menjadi rencana program dari DKPPTPH, salah satunya program Sekolah Lapang (SL) Petani Bawang. Di situ ada pendampingan, pengembangan bawang, serta pencegahan penyakit dan hama bawang dengan pendekatan pengendalian hayati menggunakan non-kimia. Harapannya, bawang merah yang dihasilkan layak konsumsi, tidak mengandung residu, tetapi tetap menghasilkan produk yang tinggi," ujar Heri Lestiyawan, KJF DKPPTPH Tabalong.

Upaya pengembangan bawang merah juga dilakukan Pemkab Tabalong dengan mengembangkan teknologi budidaya bawang merah dari biji F1 hibrida, bukan hanya dari umbi. Metode ini dinilai lebih menjanjikan karena menghasilkan umbi berukuran besar, lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, serta dapat mengurangi risiko kontaminasi patogen dari luar daerah.

Dengan berbagai inovasi ini, DKPPTPH Tabalong berharap pengembangan bawang merah tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat ketersediaan pangan daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

(Muhammad Ariadi/TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen