Kawasan Agrowisata Hortikultura Tabalong Masuk Prioritas Nasional, Pemkab Gandeng IPB Susun Masterplan

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabalong akan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menyusun masterplan kawasan perdesaan agrowisata hortikultura yang berada di dua kecamatan di Kabupaten Tabalong. Kawasan tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional.
Pada tahun 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menetapkan sepuluh desa dari dua kecamatan di wilayah utara Tabalong sebagai kawasan perdesaan agrowisata hortikultura. Seiring perkembangannya, kawasan ini kemudian masuk dalam kategori Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional.
Menindaklanjuti rencana tersebut, pada tahun 2026 ini DPMD bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tabalong menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor. Kolaborasi ini dilakukan untuk menyusun masterplan kawasan perdesaan berbasis agrowisata hortikultura sebagai pedoman pengembangan kawasan yang terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Penataan dan Kerja Sama Desa DPMD Tabalong, Zulkhaidir Nur Amarullah, mengatakan kawasan perdesaan agrowisata hortikultura dirancang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Selain mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan, kawasan ini juga akan diarahkan sebagai destinasi wisata edukasi yang dapat dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Manfaat yang diharapkan tentu untuk masyarakat luas, yaitu peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BUMDes bersama di kawasan perdesaan tersebut. Tematiknya adalah agrowisata, sehingga terdapat perkebunan dan wisata edukasi, seperti cara menanam dan cara berkebun,” ujar Zulkhaidir Nur Amarullah, Kepala Bidang Penataan dan Kerja Sama Desa DPMD Tabalong.
Adapun sepuluh desa di wilayah utara Tabalong yang masuk dalam kawasan perdesaan agrowisata hortikultura meliputi Desa Kembang Kuning, Lok Batu, Catur Karya, Saradang, Wirang, Bongkang, Nawin, dan Hayup di Kecamatan Haruai, serta Desa Masingai 1 dan Masingai 2 di Kecamatan Upau.



