Oleh Kominfo   Rabu, 10 Juli 2024
Terkendala Internet, Coklit di Bintang Ara Masih Dibawah 60%
43 Kali dilihat
Info Pemilu

Meski progres coklit se-Kabupaten Tabalong telah di atas 80 persen, namun progres coklit di Kecamatan Bintang Ara terbilang sangat rendah, yakni di bawah 60 persen. Rendahnya progres ini disebabkan oleh sejumlah faktor.

Hal tersebut disampaikan Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Tabalong, Hesti Puji Ningrum, yang ditemui pada Selasa, 9 Juli 2024, di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan, saat ini progres coklit se-Kabupaten Tabalong untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 mencapai 82,07 persen atau 154.051 pemilih sudah tercoklit dari 187.698 data pemilih hasil sinkronisasi.

Lebih lanjut, Hesti memaparkan bahwa progres coklit terendah ada di Kecamatan Bintang Ara, yaitu 58,62 persen atau 4.055 pemilih dari 6.917 data pemilih hasil sinkronisasi.

Masih rendahnya progres coklit ini menurutnya disebabkan oleh beberapa desa yang belum tercover layanan sinyal internet, sehingga tidak dapat melakukan sinkronisasi data ke aplikasi Sidalih atau Sistem Informasi Data Pemilih.

"Sebenarnya di lapangan untuk coklit manualnya mereka sudah selesai, tapi karena sinyal itu sendiri jadi kami belum bisa melakukan sinkronisasi. Insyaallah secepatnya kami ajak mereka turun ke tempat-tempat yang ada sinyal, jadi kami akan mendampingi secara langsung proses sinkronisasi tersebut." ujar Hesti Puji Ningrum, Ketua Divisi Perdatin KPU Tabalong.

Hesti menambahkan, selain Kecamatan Bintang Ara, progres coklit wilayah perkotaan yakni Kecamatan Murung Pudak dan Tanjung juga perlu digencarkan.

Pasalnya, apabila dilihat dari jumlah pemilih belum tercoklit, angkanya lebih tinggi dibandingkan Bintang Ara. Sebagai perbandingan, pemilih yang belum dicoklit di Kecamatan Murung Pudak sebanyak 11.862 pemilih, Tanjung 5.051 pemilih, dan Bintang Ara 2.862 pemilih.

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)