Oleh Kominfo   Selasa, 11 Juni 2024
Puluhan Relawan UPBS Ikuti Pelatihan Medical First Responder
27 Kali dilihat
Tabalong Hari Ini

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin memberikan pelatihan teknis Medical First Responder bagi potensi SAR di Tabalong, pada Senin, 10 Juni 2024, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Pembataan.

Pelatihan teknis Medical First Responder yang digelar Basarnas Banjarmasin ini dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Tabalong, Hamida Munawarah.

Pelatihan ini menyasar 50 potensi SAR di Tabalong yang terdiri dari petugas BPBD, perwakilan UPBS, serta relawan dari seluruh kecamatan.

Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan peningkatan keterampilan pertolongan pertama kepada personil potensi SAR yang sesuai dengan standar dan prosedur pelatihan SAR dari Basarnas.

Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih kemampuan kerjasama dan koordinasi antar potensi SAR di Tabalong, serta memberdayakan dan memberikan keterampilan mengenai cara penyelamatan atau evakuasi korban pada musibah atau kecelakaan, hingga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap hubungan kemanusiaan.

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, saat diwawancarai mengharapkan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dapat menularkan ilmu yang didapat kepada masyarakat di wilayahnya.

“Jumlah atau kuota pesertanya terbatas, hanya 50 orang. Nah, dari 50 orang itu kita maksimalkan sehingga semua kecamatan terwakili. Nah, inilah yang menjadi perpanjangan tangan kami dari Basarnas, BPBD Kabupaten Tabalong ini. Sehingga dengan mempunyai perwakilan di setiap kecamatan, mereka bisa menularkan ilmunya kepada teman-temannya dan semakin banyak yang paham terkait pertolongan pertama. Begitu kejadian, semakin besar korban itu bisa diselamatkan,” ujar I Putu Sudayana, Kepala Basarnas Banjarmasin.

I Putu Sudayana menambahkan, pelatihan teknis mengenai Medical First Responder ini berlangsung dari tanggal 9 sampai 15 Juni 2024, yang dipusatkan di area Kompleks Pendopo Bersinar.

Di akhir pelatihan, nantinya para peserta akan dilakukan uji kompetensi oleh tim Basarnas Pusat.

Apabila lulus pelatihan, maka peserta akan mendapatkan sertifikat sehingga apabila dibutuhkan, potensi SAR ini bisa memberikan kontribusinya tidak hanya di Kabupaten Tabalong, bahkan di seluruh Kalimantan Selatan, bahkan di Indonesia.

(Nova Arianti/TV Tabalong)