Oleh Kominfo   Senin, 18 September 2023
Pasar Murah di Tabalong, Pemprov Kalsel Beri Subsidi Hingga Puluhan Ribu
167 Kali dilihat
Pemerintahan

Tim Pengendali Inflasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Tabalong, kembali menggelar pasar murah. Pada kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga murah.

Pasar murah ini digelar oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Tabalong. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, yaitu dari Kamis, 14 September, hingga Sabtu, 16 September 2023, di sekitaran area Taman Giat Tanjung.

Pada pasar murah ini, TPID Pemprov Kalsel menyediakan berbagai macam kebutuhan bahan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, telur, cabai rawit, cabai merah keriting, daging, dan lain sebagainya, dengan harga yang telah disubsidi oleh Pemprov Kalsel, berkisar hingga puluhan ribu rupiah per komoditas.

Kepala Bagian Kebijakan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Salim, ketika diwawancarai saat pemantauan pasar murah, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Tabalong saja, melainkan juga di 2 kabupaten/kota lainnya yang menjadi penghitung IHK di Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal ini dilakukan TPID Pemprov Kalsel karena melihat hasil gabungan dari 3 kota IHK di Kalimantan Selatan, di mana perkembangan Indeks Harga Konsumen Kalimantan Selatan di bulan Agustus 2023 mengalami kenaikan, yaitu untuk inflasi year-on-year sebesar 4,36 persen.

“Kemarin dirilis Agustus, kebetulan kita mengalami sedikit kenaikan diangka 4,36, karena kebetulan di kita sendiri dampak inflasi, salah satunya disebabkan karena naiknya ongkos angkutan udara, nah ini yang menjadi pemicunya juga. Oleh karena itu, di bulan ini kita kembali mengadakan operasi pasar, kita berharap ini bisa membantu untuk menekan dari inflasi yang terjadi.” kata Agus Salim, Kepala Bagian Kebijakan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan.

Agus Salim mengatakan bahwa kondisi inflasi yang terjadi ini membawa dampak bagi masyarakat, sehingga masyarakat diharapkan peduli dengan kondisi tersebut.

Dalam pengendalian inflasi, masyarakat dihimbau untuk tidak hanya mengandalkan kegiatan operasi pasar murah saja, namun masyarakat diminta untuk bisa menyikapi dengan pola kehidupan sehari-hari dalam mengkonsumsi bahan kebutuhan pokok mereka agar tidak berlebihan. (Nova Arianti/ TV Tabalong)

 

 

Sumber: mc.tabalongkab.go.id