Oleh Abdi   Kamis, 25 Mei 2023
Beras Premium Non Lokal Paling Diburu Masyarakat di Pasar Murah TPID
348 Kali dilihat
Ekonomi & Bisnis

Beras menjadi salah satu bahan pokok yang paling diburu masyarakat di hari kedua pasar murah yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah TPID Kalsel bersama TPID Tabalong. Pasalnya, beras dengan kualitas premium hanya dijual seharga 50 ribu rupiah per karung.

Beginilah antusias puluhan masyarakat saat mengantre di stand yang menjual beras di pasar murah yang digelar TPID di Taman Giat Kota Tanjung, Rabu, 24 Mei 2023. Terlihat 2 baris antrean masyarakat yang ingin membeli beras premium non lokal ini mencapai 20 meter.

Beras premium non lokal ini dijual seharga 50 ribu rupiah tiap kemasan 5 kilogram, dengan maksimal sekali pembelian 2 kemasan per orang.

Salah satu pembeli, Mia, mengaku rela mengantre untuk membeli beras di pasar murah kali ini. Pasalnya, harga beras yang dijual terbilang sangat murah, bahkan berbeda hingga 20 ribu rupiah dibandingkan di pasaran.

"(Kenapa tadi memilih beras?) Karena di sini lumayan ya harganya murah dibanding di pasar (kalo di pasar biasanya berapa?) 70 ribuan," ujar Mia, warga Hikun.

Sementara itu, Kabag Kebijakan Perekonomian Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Agussalim, mengatakan beras murah ini merupakan hasil kolaborasi TPID bersama Perum Bulog, dengan tujuan untuk mengantisipasi inflasi yang disebabkan oleh komoditas beras.

"Kalau masyarakat kita lihat antusiasmenya luar biasa dari masyarakat Tabalong, artinya mudah-mudahan sekarang sudah mulai terlihat polanya beras-beras non lokal sudah banyak diminati masyarakat dan mudah-mudahan kedepannya bobot dari beras non lokal ini kita coba untuk turunkan," ujar Agussalim, Kabag Kebijakan Perekonomian Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan.

Selama 3 hari pelaksanaan pasar murah di Tabalong, TPID bersama Perum Bulog menyediakan total 30 ton beras premium, dimana setiap harinya disediakan 10 ton beras.

Selain beras, TPID juga menyediakan sejumlah bahan pokok lainnya seperti minyak sebanyak 32.400 liter, gula 3 ton, tepung terigu 720 kilogram, 15 ton bawang merah, 7,5 ton bawang putih, cabe keriting 300 kilogram, cabe tiung 300 kilogram, minyak 12 ribu liter, gula 12 ton, dan telur 9 ton.

(Gazali Rahma, TV Tabalong)