Oleh Kominfo   Senin, 16 Mei 2022
RSUD HBK Maburai Siap Antisipasi Hepatitis Akut
130 Kali dilihat
Kesehataan

Hepatitis akut atau hepatitis misterius saat ini menjadi salah satu penyakit yang diwaspadai di beberapa negara termasuk di Indonesia. Meski tak ditemukan kasus di Kalimantan Selatan, namun berdasarkan informasi perkembangan penyakit ini sudah masuk ke 5 provinsi di Indonesia.

RSUD Haji Badaruddin Kasim sendiri saat ini tengah bersiap mengantisipasi jika sewaktu waktu menerima pasien dengan gejala hepatitis akut. Direktur RSUD Hbk, Dokter Mastur Kurniawan menjelaskan, persiapan harus dilakukan sedini mungkin, mengingat penyebaran virus sangat cepat. Terlebih baru-baru ini mobilitas masyarakat sangat tinggi pasca lebaran, sehingga meningkatkan potensi penyebaran penyakit ini.

“Bila sewaktu waktu kalau memang hepatitis itu sudah nyampe ditabalong atau khususnya dikalimantan selatan siap gak siap kita sudah bisa menyiapkan mengantisipasi kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi, karena namanya virus itu cepat penyebarannya. Karena dijawa sudah mulai sampai jawa timur kemungkinan dengan adanya mobilitas tinggi ini kemaren saat liburan orang sudah berjubel jubel dan sebagainya biarpun dia prokes, takutnya dia terkontak melalui makanan dan sebagainya karena itu penularannya yang hepatitis yang misterius ini memang melalui makanan.” Kata DR. Mastur Kurniawan, Direktur RSUD H. Badarudin Kasim.

Hepatitis akut atau hepatitis misterius ini umumnya menyerang anak usia satu bulan hingga enam belas tahun, dengan didominasi anak usia satu hingga enam tahun. Gejala utamanya berupa deman, muntah dan diare akut, mata dan kulit menguning, air kencing berwana kecoklatan, dan fases pucat. Penyakit ini disebut misterius lantaran berbeda dengan jenis hepatitis yang sudah dikenal. (Dano Nafarin).