Oleh Kominfo   Kamis, 19 Mei 2022
Dampak PMK, Harga Daging Sapi Tinggi Dipasaran
198 Kali dilihat
Ekonomi & Bisnis

Harga daging sapi di pasar tanjung kabupaten tabalong mengalami kenaikan secara drastis, pasca mewabahnya penyakit mulut dan kuku atau pmk. Pasalnya wabah ini menyebabkan pengiriman sapi dari berbagai daerah dibatasi, sehingga menyebabkan kelangkaan di tabalong.

Kini harga daging sapi di pasaran berkisar 150 ribu rupiah perkilogram. Meningkat hampir 10 persen dari harga sebelumnya yang berada di angka 135 sampai dengan 140 ribu rupiha per-kilogram.

Pedagang daging sapi di Pasar Tanjung, Ponirin menjelaskan, selain akibat mewabahnya PMK, kenaikan harga daging sapi juga di latar belakangi habisnya stok sapi lokal di tabalong, yang disembelih secara besar-besaran saat hari raya idul fitri lalu. Dirinya juga memprediksi harga daging sapi akan kian meningkat pasca ditutupnya pasar hewan pelaihari, yang merupakai penyuplai sapi terbesar untuk Tabalong.

“Ada sekarang, harga sekarang 150 per kilo, dulu waktu sebelum ada pmk masih 135, 140 (berarti ada sekitar 15 ribuan naiknya paklah?) iih 15 ribuan, kemungkinan naik lagi nih masalahnya pasar pelaihari di tutup sampai tanggal waktu belum di tentukan” Kata Ponirin, Pedagang Daging Sapi.

Ponirin menambahkan, dengan kelangkaan sapi saat ini, dirinya khawatir tak mampu memenuhi permintaan pelanggan dengan jumlah besar. Seperti pedagang bakso yang biasanya memerlukan daging ratusan kilo per hari. (Gazali Rahman).