Oleh Kominfo   Rabu, 20 April 2022
DPRD Tabalong Nyatakan Siap Dukung Pembangunan Bandara Internasional Di Kambitin
302 Kali dilihat
Pembangunan

TV Tabalong - Ketua DPRD Tabalong, Mustafa, menyambut baik diresponnya usulan pembangunan bandara internasional di desa kambitin, Kecamatan Tanjung. Ia menceritakan, rencana pembangunan bandara ini asal mulanya diusulkan pihak DPRD Tabalong untuk menyambut IKN, kemudian ditindaklanjuti komisi lima DPR RI ke kementerian perhubungan RI, pada awal April 2022.

Mustafa menjelaskan, dipilihnya kambitin sebagai lokasi pembangunan bandara karena mempunyai nilai historis, karena dulunya diyakini terdapat lapangan terbang di kambitin, pada masa penjajahan jepang. Alasan kedua karena lahan pemerintah di lokasi ini tercukupi, yakni mencapai 200 hektar.

Mustafa pun berharap, keberadaan bandara internasional berpotensi memberikan multi-effect bagi Kabupaten Tabalong, baik dari sisi investasi maupun pembangunan. Pasalnya selain untuk mendukung ikn, rencana lokasi pembangunan bandara sangat strategis karena terletak di posisi segitiga emas kalimantan.

“Nanti Tabalong ini adalah segitiga daripada Kalimantan tengah, Kalimantan timur, dan banua anam. Jadi potensi untuk internasional bandara itu sangat berpotensi dan bagus.” Kata Mustafa, Ketua DPRD Tabalong.

Senada dengan Mustafa, wakil ketua Dua DPRD Tabalong, Habib Muhammad Taufani Al Kaf, turut mendukung usulan pembangunan bandara internasional di kambitin. Ia pun menilai, pembangunan bandara baru akan lebih menunjang keberadaan ikn, dibanding bandara warukin, jika dilihat dari ketersedian lahan dan pengelolannya.

 “Kalo untuk support IKN kami lebih condong menyarankan di titik yang baru, karena pengelolaannya tidak tumpang tindih. Kita khawatir apabila kita memanfaatkan sarana yang sudah ada, yang milik pertamina itu kurang maksimal pengelolaannya. Namun apabila ada yang baru, lokasinya memang layak dan memang didukung kementerian perhubungan, kita condongnya lebih ke yang baru saja.” Kata Habib Muhammad Taufani Al Kaf, Wakil Ketua II DPRD Tabalong.

Rencana pembangunan bandara internasional juga disambut baik wakil ketua satu dprd tabalong, jurni. Namun ia menyarankan, perlu dilakukan kajian mendalam dengan keberadaan bandara warukin, dan kajian terhadap lokasi lahan yang akan diusulkan.

 “Kalo kami menyarankan yang dikaji dulu yang di warukin dulu nah, karena kan sudah ada embironya disana. Kalo di kambitin menurut kami pak, kalo di kambitin tanahnya yang umpama sekian ratus hektar siap, artinya tanpa menggunakan pembelian lagi, itu tidak masalah. Tapi kalo kita masih membeli lahannya, ya mending menurut kita buat kajian dulu lah, terutama dari segi lahannya seperti apa, habis itu mungkin ada arah angin segala macam pasti ada kajiannya.” Kata Jurni, Wakil Ketua I DPRD Tabalong.

Rencana pembangunan bandara di kambitin, diharapkan akan berdampak terhadap percepatan pembangunan jalan alternatif dari desa takulat, kecamatan kelua, tembus ke kelurahan hikun, kecamatan tanjung, yang sudah lama direncanakan. Keberadaan jalan baru ini diyakini mempermudah akses masyarakat dari wilayah selatan tabalong, kabupaten hsu, dan provinsi kalteng menuju lokasi bandara. Selain itu, akses jalan baru dinilai aman dari longsor karena tidak berada di bantaran sungai, dan memangkas panjang jalan hingga 10 kilometer. (Alfi Syahrin).