Oleh Media Center   Rabu, 11 Agustus 2021
Sebelum Terlambat, Kenali gejala Kegawatdaruratan Bagi Pasien Isoman
289 Kali dilihat
Tabalong Hari Ini

TABALONG – Untuk mengurangi potensi kematian, Kepala Dinas Kesehatan Tabalong mengimbau pasen covid-19 untuk mengenali gejala kegawatdaruratan saat melakukan isolasi mandiri. Hal ini dilakukan agar pasien isoman yang muncul gejala berat, langsung mendapatkan penanganan medis.

Ciri-ciri pasien isoman yang harus segera mendapat penanganan medis, dapat dilihat dari kadar saturasi oksigen dibawah 93 yang dapat dihitung menggunakan alat bantu oxymeter, cepatnya denyut nadi, hilangnya kesadaran serta gejala lainya seperti mual disertai muntah.

Kadinkes Tabalong dokter Taufiqurrahman Hamdie menjelaskan jika tidak bisa atau tidak memiliki alat pengukur saturasi oksigen, gejala sesak napas dapat dikenali dengan menghitung frekuensi napas pasien.

 “Seperti yang saya sampaikan yang lalu ya kita tahu bahayanya gejala orang yang isoman ini dari tanpa gejala itu ada munculnya gejala sesak tadi sesak itu bisa dilihat dari frekuensi nafas seseorang nah itu bisa dihitung sendiri kalau lebih dari 24 kali permenit bisa sampai 30-40 itu berarti soalnya sudah sesak.” Kata Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, dr. Taufiqurrahman Hamdie. Taufik menambahkan, jika muncul gejala kegawat daruratan, pasien wajib segera dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan pertolong. Hal ini dilakukan agar organ vital pasien tidak mengalami kerusakan, terlebih bagi pasien yang memiliki penyakit penyerta. (Gazali Rahman).

Sumber: mc.tabalongkab.go.id