Oleh Media Center   Selasa, 13 Juli 2021
Tangani Konflik Sosial Sejak Dini, Pemprov Kalsel Bentuk Tim Terpadu
211 Kali dilihat
Tabalong Hari Ini

TABALONG – Rapat koordinasi penanganan konflik sosial se Kalsel yang digelar 8 Juli 2021 di Tabalong didasari keputusan Gubernur Kalimantan Selatan, tahun 2021, tentang pembentukan tim terpadu penanganan konflik sosial provinsi kalimantan selatan. Dalam rakor ini turut menghadirkan dua narasumber penanganan konflik sosial, yakni dari perwakilan badan intelijen negara daerah kal-sel (BINDA) dan Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS).

Dalam kesempatan ini, Opsin Binda Kal-Sel, Alfian Purba, menyampaikan sumber dan potensi konflik, serta cara penanganan konflik dalam beberapa aspek. Materi kedua disampaikan BAIS TNI terkait penyebab adanya konflik, faktor timbulnya sara serta upaya penanggulangan dan dampak masalah sara.

Sebagai fasilitator kegiatan, Badan Kesbangpol Kalsel menegaskan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mensinergikan penanganan konflik di Kabupaten Kota se-Kalimantan Selatan.

 “Kegiatan rapat koordinasi ini adalah dalam rangka meningkatkan koordinasi dengan kabupaten kota dalam melakukan penanganan konflik sosial sebagaimana diamanahkan oleh undang-undang no 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial dan permendagri nomor 42 tahun 2015 tentang pelaksanaan koordinasi penanganan konflik sosial.” Kata Kabid Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Kal-Sel, Agus Prabowo.

Agus berharap dari seluruh kepala kesbangpol, kabid kewaspadaan nasional kabupaten kota se-kalimantan selatan, maupun forum-forum yang terlibat dalam rakor kali ini, dapat mengambil langkah cepat, dalam menangani konflik sosial di masing-masing daerahnya. (Gazali Rahman).

Sumber: mc.tabalongkab.go.id