Oleh Media Center   Jumat, 29 Mei 2020
Ini Alasannya Jenazah PDP & Positif Corona Wajib Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19
191 Kali dilihat
Uncategorized

Tabalong – Pada pengurusan jenazah kasus positive covid nineten, dilakukan penerapan protokol kesehatan, seperti pembungkusan plastik terhadap jenazah, yang di tutup dengan peti untuk di makamkan.

Meski virus corona hanya hidup pada inangnya, bukan berarti virus tersebut tetap hidup pada orang yang telah meninggal. Karena virus hanya mampu hidup pada benda mati dalam hitungan beberapa waktu tertentu.

Juru Bicara Gugus Tugas P2 Covid Nineteen Tabalong, dokter Taufiqurrahman Hamdie menuturkan, pembungkusan jenazah menggunakan plastik sesuai protokol kesehatan , agar petugas pemakaman terhindar dari paparan virus. Pasalnya virus masih berpotensi hidup di selaput basah  jenazah, mata, hidung atau kulit, dan dapat menular pada pengurus yang menyentuh jenazah.

“Viruskan bukan hanya nempel didalam tubuh mayat, bisa nempel di badannya dirambutnya, di kakinya sebagainya siapa yang bisa jamin, oleh karna itu segala yang menempel di tubuh ,bukan didalam tubuh lo, itukan harus dibungkus dengan plastic, jadi protocol lagi itu menghindari virus agar jangan kemana mana, sebetulnya virus ini di tentukan pada saat pemulasarannya, kalau pemulasarannya sesuai dengan langkah protocol, disitu sudah menutup kemungkinan virus tersebut sudah tidak ada lagi keluar dari tubuh penderita.” Kata dr.Taufiq

Meski telah melalui proses sterilisasi jenazah, petugas medis tidak menjamin jenazah benar benar bersih dari virus. Tapi tetap dipastikan virus yang ada didalam tubuh jenazah juga turut mati dalam beberapa waktu. (Rangga)

Sumber: mc.tabalongkab.go.id