Oleh Media Center   Rabu, 05 Pebruari 2020
Desa Sungai Rukam Kembangkan Wisata Bakalotokan
53 Kali dilihat
Sosial & Budaya

TVTABALONG – Selain wisata bajukungan papadaan di Desa Madang Kecamatan Muara Harus, warga Desa Sungai Rukam II Kecamatan Pugaan juga mengembangkan wisata serupa yang dinamai Bekalotokan. Awalnya, area ini merupakan lahan pertanian masyarakat saat musim kemarau, namun disaat musim penghujan, area ini menjadi rawa, sehingga dimanfaatkan warga sebagai objek wisata dadakan.

Dengan ketinggian air mencukupi, pengunjung dapat menyusuri area rawa dengan jukung atau perahu dan menggunakan jaket pelampung yang disediakan pengelola. Hanya merogeh kocek 5 ribu rupiah bagi dewasa dan 3 ribu rupiah bagi anak-anak, pengunjung sudah dapat berkeliling menggunakan jukung sambil berswafoto dengan estimasi waktu 10 menit.

Pengelola, Suhaimi, mengatakan, objek wisata musiman ini dibuka sejak tiga minggu terakhir, oleh karang taruna desa setempat. Selama itu pengelola menghasilkan pendapatan ratusan ribu sampai satu juta rupiah, Sehingga menjadi pendapatan tambahan bagi pemuda desa sebagai pengelola, kelompok perikanan sebagai pemilik lahan, serta masyarakat setempat.

“dasarnya membuka wisata kelotok ini yang pertama untuk memenuhi keperluan kelompok. Kami ingin menggerakkan Karang Taruna Sungai Rukam dua supaya ada kegiatan positif dan para ibu-ibu menambah pendapatan”kata Suhaimi

“Penghasilan perhari kurang lebih 500 ribu sampai 1 juta”tambahnya

Saat ini, wisata bakelotokan ini dibuka setiap hari, dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Pengelola menyediakan sepuluh jukung bantuan dari pemerintah. Sedangkan hasil dari pengelolaan wisata ini, dibagi dua kepada  kelompok perikanan sebesar 30 persen dan pengelola 70 persen.(Aditya)