Oleh Media Center   Rabu, 28 Agustus 2019
Penyusunan Masterplan Kebun Percontohan Hikun Libatkan Konsultan Yogyakarta
85 Kali dilihat
Ekonomi & Bisnis

MediaCenter,Tabalong – Untuk menyamakan persepsi, sejumlah instansi terkait mengikuti ekspose penyusunanan Masterplan Kebun Percontohan di Hikun, di aula Penghulu Rasyid, Selasa (27/8/2019).

Kegiatan ini bertujuan agar dalam pengerjaan dan pengelolaan bisa dilakukan secara bersama untuk mencapai suatu kesepakatan.

Sehingga menghasilkan sebuah tempat wisata pertanian dan perkebunan yang di harapkan pemerintah daerah.

“Dengan kegiatan ekspose ini, paling tidak kita sudah mempunyai kesepakatan, oleh sebab itu usulan dan masukan setiap instansi sangat diharapkan. Sehingga tidak perlu lagi adanya perubahan,” kata Kasubag Perencanaan Dinas Pertanian, Ruli Kahayaan.

Disampaikannya lagi, karena Dinas Pertanian ditunjuk sebagai kordinator untuk penyusunan master plan, dirinya berharap dalam paparan konsultan yang khusus didatangkan dari Yogyakarta ini semua undangan bisa lebih memahami dan ini sebagai masukan sehingga terjadi kesepakatan bersama.

“Dengan adanya kesepakatan ini, dalam pengerjaan dan pengelolaannya, insya allah hasilnya bisa memuaskan, sehingga kedepannya Kebun Hikun kita ini bisa menjadi andalan pariwisata di Tabalong, dan bisa menghasilkan pendapatan untuk daerah,”tambahnya.

Sementara Konsultan dari Yogyakarta, To Suprapto yang merupakan seorang institusi Joglo Tani, mengatakan untuk Tabalong terkait masterplan Kebun Hikun dirinya akan memakai konsep Rebah Tuntas atau rencana dari bawah tuntunan dari atas.

“Jadi maksud dari konsep saya itu, saya inginkan ada sejumlah manfaat dari kebun itu, paling tidak ada tujuh fungsinya,”bebernya.

Tujuh manfaat itu diantaranya, menjadi lumbung pangan, menjadi kebun bibit, bagaimana menjadi media komunikasi, media informasi, menjadi klinik konsultasi dan menjadi tempat edukasi.

“Jadi bila satu sampai enam itu tercapai, otomatis yang poin ketujuh itu terwujud menjadi tempat wisata di Tabalong. Nah itu yang sudah saya lakukan ditempat lain,”ungkapnya.

Dirinya berharap dengan masterplan ini SKPD ini bisa menjadi dokter konsultannya masyarakat, karena dengan masterplan itu yang akan mengembangkan tergantung dari instansti itu sendiri.

“Kami hanya memberikan gambaran, ini startingnya, yang memiliki dan mengembangkannya itu bapak ibu sekalian dari instansinya, makanya konsepnya adalah rencana dari bawah dan tuntunan dari atas itu adalah kepala daerah,”pungkasnya. (MC Tabalong/Sy)

Sebagian Berawan
27° | per 08:54 WITA