Oleh Media Center   Selasa, 21 Mei 2019
Hidroponik Menjadi Tujuan Utama Bupati Tabalong dalam Pemanfaat Kebun Hikun
222 Kali dilihat
Pemerintahan

Tabalong, Media Center- Rapat pemerintah daerah dan kegiatan APKASI EXPO, khususnya pada Forum Bussines Matching, serta koordinasi lanjutan Peningkatan Manfaat Kebun Hikun di Aula Penghulu Rasyid pukul 09:30 wita. Senin, (20/5/2019).

Pemerintah daerah setempat tahun ini mulai mewujudkan programnya membangun taman kota dan kebun untuk memanfaatkan lahan yang berada di simpang tiga Hikun sebagai icon daerah sekaligus destinasi wisata ke depan Tabalong. 

Husin Ansari selaku Kabag Perekonomian dan SDA (Sumber Daya Alam) menyebutkan pemerintah daerah memiliki tanah bersertifikasi sekitar 5.000 Hektar hibah dari provinsi.

Namun rencananya nanti sekitar 6.000 Hektar yang akan dibangun lahan taman dan kebun. “Konsep yang akan dibangun adalah kebun dikombinasikan dengan taman-taman, wisata edukasi.” Ujarnya saat diwawawancara.

Pemanfaatan lahan taman dan kebun seluas 6.000 m2 atau Hektar, rencananya dalam pembangunan ini terdapat gerbang depan, tempat parkir, taman, Musola, kantor pengelola, kantin pangan dan toko suvernir.

Dalam progam ini ada beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait yaitu Dinas Perikanan, Pertanian, Pertahanan Pangan, Perkim, PUPR dan Pariwisata. Target pada Desember tahun ini diharapkan rampung.

Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani menyampaikan masukannya agar dinas terkait dapat mengerjakan proyek peningkatan pembangunan kebun di Hikun harus berjalan dengan baik dan bersungguh-sungguh.

Kreatifitas dan inovasi yang ada diharap mampu menarik pengunjung dari luar daerah ke Kabupaten Tabalong. “Lahan yang ada harus kita manfaatkan, agar tidak terlihat kumuh. Pengelolaan harus dilakukan bersama secara produktif.” Ujar Anang.

Lahan seluas 6.000 Hektar harus dipastikan menjadi fasilitas untuk masyarakat yang perlu disesuaikan. “Saya berharap lahan ini akan menjadi nilai tambah untuk Tabalong, tidak hanya kebun, taman, dan kolam biasa saja. Namun, untuk pertanian diharapkan hidroponik dan tanpa pestisida.” Tambahnya.

Sedangkan, kegiatan APKASI EXPO khususnya pada Forum Bussines Matching sebelumnya Tabalong hanya sebagai peserta. Rencananya 2019 Tabalong akan menjadi Narasumber, dalam Bussines Matching ini ada beberapa peserta yang hadir baik dalam maupun luar negeri.

Tabalong akan memaparkan peluang investasi yang ada di Kabupaten Tabalong. Saat Forum Bussines Matching nanti akan ada buku profil Kabupaten Tabalong yang dibagikan, memuat dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris. MC Tabalong/Maimun.

Sebagian Berawan
27° | per 08:54 WITA