Oleh Media Center   Selasa, 30 April 2019
Usai Konsul Dengan Kementerian, Program Prioritas RPJMD Meruncing Ke Tiga Poin Utama
236 Kali dilihat
Politik & Hukum

MediaCenter, Tabalong - Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani dan Wakil Bupati Tabalong H. Mawardi bersama dengan Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2019-2024 melakukan Rapat Konsultasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta, Selasa (30/04/2019) pagi.

Dari hasil pantauan MediaCenter Tabalong, Irwin Apriadi, poin-poin yang dibahas pada kegiatan adalah penyusunan  RPJMD yang bagus dan hubungan antara Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan RPJMD.

Bupati Anang mengatakan kunjungan tersebut dipandangnya sangat perlu. Pasalnya melalui konsultasi dan pendampingan dari Kemenpan RB Pemkab Tabalong dalam penyusunan RPJMD 2019-2024 mendapat masukan serta ilmu.

"Dan kebetulan saat ini rancangan peraturan daerah tentang RPJMD itu sudah diterima oleh DPRD Kabupaten Tabalong," katanya.

Selain itu, Anang juga membeberkan terkait dengan program prioritas yang biasanya bicara tentang program dikehendaki sebanyak mungkin.

"Justru dalam penyusunan RPJMD program prioritas itu harus dibatasi," katanya.

Setelah melakukan rapat tadi, lanjut kata dia, sudah disepakati bersama untuk program prioritas, kita maksimalkan tiga.

"Nah ini yang akan kita pertajam lagi. Sehingga yang tiga ini betul-betul terarah dan hasilnya pun akan terlihat selama lima tahun ke depan," ucapnya.

Untuk tiga program prioritas itu adalah, Ekonomi, SDM dan Infrastruktur.

"Yang dimaksudkan disini adalah infrastruktur yang mendukung pembangunan Ekonomi, Infrastruktur yang mendukung pembangunan SDM, infrastruktur itu mempunyai dalam artian luas," pungkasnya.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Muhammad Yusuf Ateh, mengatakan, RPJMD berperan penting dalam menterjemahkan secara arif tentang visi misi dan agenda kepala daerah.

"RPJMD merupakan tolak ukur keberhasilan pembangunan dalam lima tahun kedepan," katanya.

Selain itu RPJMD juga, lanjut kata dia, erat kaitannya dengan proses ke arah mana daerah akan diarahkan pengembangannya. (Irwin Apriadi)