Oleh Media Center   Senin, 04 Maret 2019
Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Motor
141 Kali dilihat
Ekonomi & Bisnis

MediaCenter,Tabalong - PT. Adaro Indonesia mengekspose inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Biodiesel dengan nama Marsel atau Maburai Diesel ini adalah hasil kajian yang dilakukan oleh Adaro Indonesia dengan memanfaatkan minyak bekas penggorengan yang ada di katering – katering kantor mereka untuk dijadikan bahan bakar biodiesel.

Dalam penjelasannya, Deputi QHSE Division Head, Didik Triwibowo mengatakan bahwa selain di katering kantor pihaknya juga mengumpulkan minyak jelantah dari bumdes Maburai. “Dari satu liter minyak jelantah bisa menjadi 0,96 liter biodiesel.” Katanya ketika ditemui usai ekspose di Gedung Sarabakawa, Senin (4/3).

Adapun pengolahan biodiesel ini berada di KM 69 Road Hauling dengan kapasitas 110 liter perharinya. Saat ini, penggunaan biodiesel sudah menjadi bahan bakar utama untuk 10 unit mobil sarana milik Adaro, dimana dalam penggunaannya 80 persen solar, 20 persen biodiesel.

Pemerintah Daerah, melalui Sekda Tabalong A. M Sangadji mendukung inovasi ini, Ia melihat ini bisa menjadi tambahan masukan ekonomi bagi bumdes dan masyarakat disamping, Ini juga sangat membantu dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.

Sangadi berencana untuk mengembangkannya, tidak hanya di desa Maburai tetapi seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Tabalong, sehingga penggunaan minyak jelantah yang berulang – ulang dihilangkan.
“Minimal ada satu kecamatan ada satu yang melakukan pengumpulan (minyak jelantah).” Kata Sangadji. (MC Tabalong/Gilang).

Sebagian Berawan
27° | per 08:54 WITA